Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 04-06-2025 Asal: Lokasi
Transformator menghadapi ancaman korosi akibat kelembapan, semprotan garam, polutan industri (SO₂, Cl⁻), dan minyak isolasi internal (80-135°C). Kebocoran oli mempercepat korosi logam, sehingga berisiko menyebabkan kegagalan isolasi. Tantangan utama:
Kompleksitas struktural: Tangki baja, radiator aluminium, kumparan tembaga memerlukan kompatibilitas material.
Lingkungan yang keras: Paparan sinar UV di luar ruangan, siklus termal, dan paparan bahan kimia; perendaman minyak dalam.
Umur panjang: Tuntutan masa pakai 15-20+ tahun melebihi standar industri umum.
| Kelas Tegangan | Penggunaan Tembaga | Sistem Pelapisan |
| ≥500kV | 0,6-0,8t/MVA | C5-M: Epoksi kaya seng + oksida besi mika (MIO) + polisiloksan (≥280μm) |
| 110-220kV | 1,5-4,5t/MVA | C4: Epoksi seng fosfat + epoksi bentukan tinggi (200-240μm) |
| ≤35kV | ≥9t/MVA | C3: Primer epoksi ester + lapisan atas alkid (120-160μm) |
| Komponen | Tipe Primer | Ketebalan |
| Eksterior tangki | Epoksi kaya seng | 70μm |
| Bagian dalam tangki | Epoksi-fenolik tahan minyak | 50μm |
| Radiator | Seng epoksi yang fleksibel | 40μm |
| Klem/pengencang | Epoksi MIO | 60μm |
C3 (Sedang): Perkotaan/industri ringan → Epoksi seng fosfat (≥160μm)
C4 (Tinggi): Kimia/pesisir → Epoksi kaya seng (Zn≥80%, ≥240μm)
C5-M (Ekstrim): Lepas Pantai → Epoksi kaya seng + serpihan kaca yang dimodifikasi (≥320μm)

| Kelas ISO | Dasar | Lapisan Tengah | Mantel | Ketebalan |
| C3 | Seng fosfat (60μm) | Epoksi MIO (80μm) | Poliuretan akrilik (60μm) | 200μm |
| C4 | Epoksi kaya seng (70μm) | Epoksi bangunan tinggi (100μm) | Polisiloksan (70μm) | 240μm |
| C5-M | Epoksi seng yang dimodifikasi (80μm) | Epoksi serpihan kaca (120μm) | Fluoropolimer (80μm) | 280μm |
Primer: Epoksi-fenolik (pasca pengawetan pada suhu 135°C)
Pengujian: ASTM D1308 (perendaman minyak 1.000 jam; daya rekat ≥3MPa, penurunan berat badan <2%)
Persiapan Permukaan: Ledakan Sa2.5, DFT 50±5μm
Proses: Pelapisan putaran sentrifugal dengan primer epoksi-seng dengan viskositas rendah
Ketebalan: 30-40μm/lapisan (3 lapisan → total 100μm)
Resin: Epoksi fleksibel untuk siklus termal (-40°C hingga +120°C)
Tipe kering: Primer isolasi kelas H berbahan dasar air (UL94 V-0, >1TΩ)
Traksi (rel): Epoksi yang ditingkatkan MIO untuk ketahanan getaran
Angin lepas pantai: Epoksi serpihan kaca bebas pelarut (Zn≥85%, bersertifikat ISO 20340)

Epoksi berbahan dasar air: VOC <50g/L, ketahanan terhadap semprotan garam >600 jam (misalnya, CN112625554A)
PU yang ditularkan melalui air: Cepat kering (<15 menit) untuk pengencang; tiksotropik untuk permukaan vertikal
Persiapan Permukaan:
Ledakan Sa2.5 (Ra 40-70μm)
Degreasing basa (pH 9-10) untuk aluminium
Aplikasi Primer:
Rasio campuran/waktu induksi yang ketat (misalnya, 20 menit untuk epoksi kaya seng)
Kontrol DFT + ketebalan 20% pada bagian tepi/las
Pengujian adhesi (ASTM D4541; ≥5MPa)
Pencegahan Cacat:
Tambahkan bahan perata fluorokarbon (0,1-0,3%)
Aplikasikan lapisan tengah dalam waktu 24-48 jam
Deteksi liburan 100% (5V/μm) untuk tangki
Studi Kasus: Kegagalan radiator transformator 500kV pesisir (lapisan 25μm)→ Ditingkatkan menjadi sistem epoksi-seng fleksibel 100μm mengatasi korosi dalam 8+ tahun.
Aplikasi robot dengan pemantauan DFT waktu nyata
Pelapis berbahan dasar air dengan daya tahan tinggi untuk C5-M
Nanokomposit multifungsi (anti korosi + konduktivitas termal)